Dear all, mohon bantuan dan supportnya. Saat ini Bilqis berusia 16 bulan, dia menderita atresia billier (penyumbatan sal.empedu) dengan sirosis hepatis progresif. Kondisi kesehatannya sudah memasuki tahap akhir dan harus segera menjalani transplantasi hati yang mmbutuhkan dana berkisar RP.1 miliar.
Sebuah pesan sederhana, masuk melalui Inbox FB penulis pada 26 Desember jam 19.00 malam. Pesan yang bercerita tentang nasib seorang anak bernama Bilqis itu, bagi penulis, sangat menyentuh. Kedua orang tua Bilqis, sudah kehabisan akal menyelamatkan anaknya. dengan berbagai cara terapi. Tapi tetap tidak bisa menyembuhkan sakit yang diderita Bilqis.
"Namum kondisi keuangan tidak memungkinkan untuk transplant," tulis seseorang dengan account Koin Cinta Bilqis. Karena itu, untuk menolong Bilqis, didirikan sebuah posko di Jl. Kramat Sentiong gang Mesjid RT.007 RW 06 E87F. Posko itu adalah pusat gerakan membantu bayi Bilqis ini. Tidak hanya itu, juga disertakan nomor rekening BCA atas nama Dewi Farida, yang tidak lain adalah ibu dari Bilqis.
Dijelaskan pula, Bilqis sedang dirawat di RS.Mitra Keluarga Kelapa Gading, karena kondisinya sedang menurun. "Informasi mengenai keadaan bilqis bisa diakses melalui link ini dan untuk informasi detilnya dapat dihubungi melalui no 081318704798, milik Dewi Farida.
Entah, bagaimana tiba-tiba email itu bisa begitu saja masuk ke FB. Tapi yang pasti, untuk mengecek kebenaran itu, penulis sebuah coba mengunjungi alamat FB itu dan menelepon ke nomor HP yang diberikan. Anehnya, tidak ada yang menjawab. Tak lama berselang, permintaan pertemanan (baca ADD) yang masuk ke FB. "Saya tadi mencoba menelepon, tapi tidak ada yang menjawab, Apakah ini sebuah hal benar, atau tidak?" penulis coba menegaskan.
Apa yang dilakukan pendukung Bilqis, bisa jadi terinsporasi oleh gerakan Koin Keadilan Prita Mulyasari. Terdakwa kasus pencemaran nama baik RS. Omni International, yang dituntut menggunakan UU. ITE. Gerakan koin Prita, menghasilkan Rp.800 juta lebih. Tidak ada yang salah dalam gerakan ini, bila memang apa yang diinformasikan dalam email itu adalah sebuah kebenaran. Memang hal ini perlu dikonfirmasi. Sejauh ini, upaya menelepon belum membuahkan hasil.
Apa itu Atresia Bilier, penyakit yang diderita Bilqis? Atresia Bilier adalah suatu keadaan dimana saluran empedu tidak terbentuk atau tidak berkembang secara normal. Hal ini bisa menyebabkan kerusakan hati dan sirosis hati, yang jika tidak diobati bisa berakibat fatal. Hal ini disebabkan adanya perkembangan abnormal dari saluran empedu di dalam maupun di luar hati.
Ciri fisik bayi yang terkena atresia bilier adalah gelapnya air kemih bayi, dengan kotoran bayi berwarna pucat. Sekujur kulit bayi kebanyakan akan berwarna kuning, dengan tidak adanya pertambahan berat badan dan pebesaran hati. Bila bayi mencapai 2-3 bulan, akan timbul gatal-gatal, rewel dengan tekanan darah pada vena porta (pembuluh darah yang mengangkut darah dari lambung, usus dan limpa ke hati), akan meninggi.
Pengobatan bisa dilakukan dengan mengganti saluran empedu yang mengalirkan empedu ke usus. Tetapi prosedur ini hanya mungkin dilakukan pada 5-10% penderita. Ada juga proses pembedahan, untuk melompati atresia bilier dan langsung menghubungkan hati dengan usus halus. Pembedahan ini disebut Kasai. Pembedahan akan berhasil jika dilakukan sebelum bayi berusia 8 minggu. Biasanya pembedahan ini hanya merupakan pengobatan sementara dan pada akhirnya perlu dilakukan pencangkokan hati.
Semua proses itu mensyaratkan adanya dana yang tidak sedikit. Karena itulah, kemungkinan, Koin Cinta Bilqis ini dibuat.

